Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Aktif Berbasis Nilai-Nilai Keislaman Pada Materi Perubahan Lingkungan Fisik Siswa Kelas IV Di SD Negeri Pasir Jengkol IV
DOI:
https://doi.org/10.3709/ilpen.v5i1.106Kata Kunci:
Hasil Belajar IPA, Pembelajaran Aktif, Nilai-Nilai Keislaman, Perubahan Lingkungan Fisik, Sekolah DasarAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keaktifan peserta didik kelas IV di SD Negeri Pasir Jengkol IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya pada materi perubahan lingkungan fisik. Hal tersebut dipengaruhi oleh penerapan metode pembelajaran konvensional yang cenderung berpusat pada guru. Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan metode pembelajaran aktif yang diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui capaian hasil belajar, menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses implementasi pembelajaran aktif berbasis nilai keislaman tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri Pasir Jengkol IV yang berjumlah 26 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif berbasis nilai-nilai keislaman memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Capaian nilai rata-rata peserta didik mengalami peningkatan bertahap, dari 65 pada tahap pra-tindakan, meningkat menjadi 74 pada Siklus I, dan mencapai 86 pada Siklus II. Sejalan dengan hal tersebut, persentase ketuntasan belajar secara klasikal melonjak drastis dari 40% menjadi 87%. Integrasi nilai keislaman juga berhasil meningkatkan aspek afektif dan psikomotorik, tercermin dari meningkatnya keaktifan, motivasi, kemandirian berdiskusi, serta penanaman karakter religius peserta didik terhadap lingkungan sekitar. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi guru dan dukungan budaya sekolah yang religius, sementara hambatan teknis dapat diminimalisasi melalui pengelolaan kelas yang interaktif.
Referensi
Afia, S. U. M. (2020). Evaluasi Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak dalam Pemungutan PBB-P2 di Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi. Jurnal Birokrasi & Pemerintahan Daerah, 2(2), 99–109.
Akhira, A. (2022). Fungsi legislatif dalam kebijakan refocusing anggaran di Kabupaten Bandung Tahun 2020-2021. Jurnal Ilmiah Hospitality, 11(1), 367–380.
Aminulloh, M. R. (2023). Analisis Bibliometrik Penerapan Educational Policy Implementation terhadap Merdeka Belajar–Kampus Merdeka. Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah, 5(2), 126–145.
Arifudin, O. (2025). Strategi Manajemen Pemasaran Berbasis Syariah Untuk Meningkatkan Daya Tarik Program Studi Kepada Calon Mahasiswa. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 4(2), 148–163.
Arifudin, O. (2026). Pelatihan Meningkatkan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Untuk Luaran Hasil Perkuliahan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS), 5(1), 164–172.
Awaludin, A. (2023). Strategi Guru Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini Di PAUD Cendekia Muslim. Plamboyan Edu, 1(3), 257–269.
Azizah, N. (2022). Efektivitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang. Distingsi: Journal of Digital Society, 1(1), 1–11.
Daryaman, D. (2024). Implementation of Character Education in Madrasah Students. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 2(4), 35–46.
Engkus. (2019). Supervision and Control of The Government Internal Supervisory Apparatus in The Implementation of Regional Autonomy. International Journal of Science and Society (IJSOC), 1(1), 56–69.
Hamidah, H. (2026). Visionary Leadership of School Principals in Improving the Quality of Elementary Madrasah Educational Institutions. International Journal of Economics, Management and Accounting (IJEMA), 3(9), 612–623.
Heryati, Y. (2022). The Implementation of Character Education on Bahasa Indonesia through Active Learning in Elementary Schools. Proceedings of the 1st Bandung English Language Teaching International Conference (BELTIC 2018) - Developing ELT in the 21st Century.
Hoeruddin, C. W. (2011). Menumbuhkembangkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Bahasa dan Budaya. Prosiding Seminar Nasional. Padang. Sukabina Press Padang.
Hoerudin, C. W. (2010). Pengembangan Membaca Kritis Melalui Penerapan Model Pembelajaran Peningkatan Kapasitas Berpikir Kritis. Jurnal Bahasa dan sastra, 1(2).
Hoerudin, C. W. (2013). Pengembangan Karakter Melalui Teks Wacana Sastra pada Buku Pelajaran Bahasa Indonesia. Prosiding PG PAUD FKIP Uninus.
Hoerudin, C. W. (2017). Model Kebahasaan Berkarakter dalam Mengembangkan Aspek Nilai, Agama, dan Moral Anak Usia Dini. Educhild Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 1–12.
Hoerudin, C. W. (2018). Kinerja Belanja Daerah Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung. Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara, 10(2), 108–115.
Hoerudin, C. W. (2019). Evaluation of new student admission policy based on zonation system in Bandung City. JISPO Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 9(2), 351–361.
Hoerudin, C. W. (2020). Education and Motivation: How to Make Pupils Interested? International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(1), 1329–1339.
Hoerudin, C. W. (2021). Dinamika Sistem Kebijakan Pendidikan Bahasa Indonesia Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Di Kelas. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan Dan Politik, 4(3), 20–29.
Hoerudin, C. W. (2022). Learning Indonesian Language in the time of the Covid-19 Pandemic. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 4(1), 16–24.
Hoerudin, C. W. (2023). Implementasi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Pendidikan Agama Islam. An-nida: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 221–232.
Hoerudin, C. W. (2024). Management of implementing Indonesian language learning based on the blended learning model in Islamic higher education. al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 77–87.
Hoerudin, C. W. (2025). Principals’ Learning Leadership Strategies in Developing the Professional and Pedagogical Competence of Indonesian Language Teachers. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 4(2), 42–51.
Hoerudin, C. W. (2026). Peran Metode Iqro Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Quran Anak. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 3273–3277.
Indiati, I. (2023). Optimization of E-Government through information technology management. Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah, 5(3), 374–383.
Kartika, I. (2023). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar. Jurnal Al-Amar, 4(2), 357–370.
Kartika, I. (2024). Integrasi Manajemen Risiko Syariah dengan Sistem Reward dan Pemotivasian Karyawan dalam meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 3(2), 266–281.
Kartika, I. (2025). Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Berbasis Syariah Dengan Memanfaatkan Konten Edukatif Islami Dalam Promosi Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 4(2), 131–147.
Khaerunnisa, F. (2022). Pengelolaan kendaraan dinas dalam mewujudkan tertib administrasi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bogor. Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah, 4(2), 2714–8130.
Mayasari, A. (2023). Implementasi Model Inkuiri Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD. Jurnal Primary Edu, 1(3), 382–397.
Mayasari, A. (2025). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Media Benda Konkret Di Kelas V MI Tarbiyah Islamiyyah Tirta Makmur. Jurnal Primary Edu, 3(1), 124–137.
Mulyanto, A. (2017). Kompetensi Sosial Anak: Deteksi dan Stimulasi. Bandung: Alifah Publishing.
Mulyanto, A. (2026). Pembelajaran menyimak dan memirsa: Pendekatan deep learning dalam bingkai kurikulum merdeka. Bandung: PT. Arr Rad Pratama.
Nuraini. (2014). Pendekatan Keterampilan Proses dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Medan: Penerbit Unimed Press.
Pikri, F. (2022). Policy Implementation in Preventing Plagiarism in Students in the Digital Age. Iapa Proceedings Conference, 234–242.
Puspita, R. D. (2020). Integrating Thematic Instruction Using Webbed Curricula Model to Improve Students’ Reading Comprehension on Informational Text. Anatolian Journal of Education, 5(2), 1–18.
Sari, A. L. (2024). Information Access and Social Inequality: Economic Impacts of Digital Resource Availability in Public Libraries. Library Progress International, 44(3), 2539–12547.
Silberman. (2016). Active learning: 101 cara belajar siswa aktif (R. Muttaqien, Trans.; Rev. ed., Cet. ke-12). Bandung: Nuansa Cendekia.
Simbolon, B. R. (2023). E-Learning: Succeeding amid the pandemic period, forgotten in the Post-Pandemic Era. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(1), 903–910.
Sinar. (2018). Metode active learning: Upaya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Yogyakarta: Deepublish.
Sudrajat, R. T. (2021). Pengembangan model perkuliahan daring dalam meningkatkan berpikir Hots melalui pemahaman isi bacaan Mahasiswa Prodi Bahasa Indonesia IKIP Siliwangi Tahun 2020. Semantik, 10(2), 155–162.
Taufiq, M. I. (2022). Pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan administrasi perkantoran pada Kantor Desa Cikalong Kecamatan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat. Ministrate: Jurnal Birokreasi & Pemerintahan Daerah, 4(3), 103–117.
Ulfah, U. (2023). Analisis Teori Taksonomi Bloom Pada Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Al-Amar, 4(1), 13–22.
Ulfah, U. (2025). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Mahasiswa Ekonomi Syariah Dalam Meningkatkan Kemampuan Menyusun Karya Ilmiah. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 4(2), 177–191.
Yamin. (2018). Paradigma baru pembelajaran. Bandung: Gaung Persada Press.
Yuliani, Y. (2022). Pedagogical Social Interaction Communication Model in Developing Islamic National Education. ITALIENISCH, 12(1), 526–532.









