Strategi Mitigasi Trust Deficit Dan Inkubasi Literasi Koperasi Syariah Di Desa Baros
Keywords:
Transmigrasi Epistemologi, Baros Ngahiji, Trust Deficit, Koperasi Syariah, Manajemen Pendidikan IslamAbstract
Tujuan pengabdian masyarakat ini menyajikan strategi pengalihan fungsi tata kelola dari menara gading akademik menuju laboratorium sosial kemasyarakatan. Fokus pengabdian diarahkan pada fase kritis inkubasi literasi muamalah dan penanaman budaya organisasi. Tantangan manajerial terbesar dalam pengabdian ini adalah munculnya trust deficit (krisis kepercayaan) sosiologis akibat operasional niaga koperasi yang belum berjalan maksimal, seiring dengan masih menunggunya realisasi pembangunan fisik gedung penunjang dari pemerintah daerah. Melalui pendekatan komunikasi profetik dan mitigasi psikologi massa, pengabdian ini mengalihkan fokus dari aktivitas transaksional menjadi program edukasi sosial, menyasar simpul tata kelola 164 warung sembako dan pemetaan kelembagaan 14 unit huller. Hasil pengabdian membuktikan bahwa pengalokasian porsi SHU Jasa Transaksi 70% dalam Cetak Biru (Blueprint) yang disosialisasikan, efektif membangkitkan kesadaran kolektif warga untuk berhijrah dari jerat kapitalisme rentenir (Bank Emok). Pengabdian masyarakat ini didukung dengan forum edukasi muamalah menjadi bukti empiris dari akuntabilitas akademik dosen pengampu mata kuliah MPI pada fase pra pembangunan fisik institusi.





