Strategi Manajemen Humas Dalam Mitigasi Krisis Reputasi Lembaga Pendidikan Islam: Aplikasi Komunikasi Profetik Berbasis Epistemologi Surah Al-Hujurat (49):6

Authors

  • Hendri Juhana STAI KH. Badruzzaman

DOI:

https://doi.org/10.3709/ilpen.v3i1.104

Keywords:

Manajemen Humas, Krisis Reputasi, Surah Al-Hujurat (49):6, Tabayyun Profetik, Komunikasi Organisasi Islam

Abstract

Penelitian ini mengkaji kerentanan tata kelola Lembaga Pendidikan Islam (LPI) terhadap ancaman krisis reputasi di era media digital, di mana persepsi publik dapat bergeser secara destruktif akibat penyebaran disinformasi, fitnah, maupun komplain wali murid yang mengalami eskalasi liar di ruang siber. Kegagalan divisi Hubungan Masyarakat (Humas) dalam merespons krisis sering kali disebabkan oleh pola komunikasi yang reaktif, defensif, dan sekadar mengandalkan teknik klarifikasi publik konvensional yang kering nilai etis. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), riset konseptual ini bertujuan merumuskan kerangka kerja manajemen humas yang strategis dengan mengintegrasikan asas komunikasi profetik yang bersumber dari Surah Al-Hujurat (49):6. Hasil kajian teoritis mengonseptualisasikan "The Prophetic Tabayyun Framework" (PTF) yang mencakup tiga pilar tindakan manajerial krisis: Al-Fahs wa al-Tatsabbut (verifikasi data objektif secara internal), Antidote of Fasiq Narrative (penetralan narasi bias di ruang publik), dan Al-Karama-Centric Response (respons publik yang mengedepankan kemuliaan adab). Model ini membuktikan secara teoritis bahwa penerapan komunikasi berbasis tabayun mampu mengubah ancaman krisis menjadi momentum penguatan legitimasi sosial dan peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi. Riset ini menghasilkan draf panduan operasional manajemen krisis yang berbobot strategis bagi pengelola Humas LPI dalam mengawal marwah dan stabilitas lembaga di era limpahan informasi.

Published

2024-03-24